Inovasi Pemasaran oleh Batik Bambu Kenanga


Persaingan yang semakin ketat diantara pengrajin batik, bahkan dengan industri batik yang besar-besar, mengharuskan Batik Bambu Kenanga mengatur strategi untuk tetap mendapatkan pasarnya. Memanfaatkan pasar relung, dengan metode penjualan personal selling (penjualan langsung), memberikan peluang bagi Batik Bambu Kenanga tetap mempertahankan pasarnya. 
Pasar relung yang disasar adalah pasar berbasis komunitas. Bisa ibu-ibu, mahasiswa, maupun anak sekolah atau kelompok masyarakat lainnya. Pemasaran dengan penjualan langsung, yaitu face to face dengan konsumen, dengan sistem penjualan tidak hanya berbasis produk namun lebih menekankan berbasis proses. Pembeli diajak mendapatkan pengalaman tidak hanya membeli selembar kain batik, namun beserta dengan bagaimana proses menghasilkan satu lembar kain batik tersebut. Strategi ini telah dicoba, dan ternyata mendapat respon yang positif dari beberapa pihak. Seperti, Batik Bambu Kenanga diundang ke sekolah-sekolah untuk melatih membatik, memberikan pengalaman proses menghasilkan kain batik untuk siswa/pelajar.